BEBERAPA PROJECT SEKOLAH ANAK

Posted by wendy_pad in BUILDING PROJECT, INTERIOR PROJECT on June 25th, 2009 |  No Comments »

hudan

klien : TK/KB hudan cendekia, malang

rc

klien : TK/KB Rumah Cerdas, Malang

Perkembangan industri pendidikan terasa sangat cepat sekali tumbuh, segmentasi yg dijaring tak hanya di sekolah keterampilan khusus saja (tempat kursus, sekolah singkat), segmentasi pasar pendidikan usia dinipun kini juga  jadi saasaran empuk para pelaku usaha. Banyak faktor yg mempengaruhi pertumbuhan ini, mungkin salah satunya adalah modal yg dibutuhkan tidak begitu besar & standarisasi pendidikan yg emang tidak ada atau belum ada. Jadi 2 alasan tersebut adalah hal yg memicu cepatnya pertumbuhan sekolah pendidikan usia dini yg biasa kita sebut Kelompok Bermain/Playgroup. Masing-masing sekolah mengklaim bahwa metode mereka adalah metode terbaru yg mampu meningkatkan dan membangun karakter anak sejak dini (building character).

Posisi kami disini hanya sebagai desainer & kontraktor… jadi kamipun terpaksa mempelajari bagaimana karakter anak berikut keselamatan aktivitasnya. Bagaimana bentukan-bentukan furniture didalam areal bermain sebisa mungkin berbentuk lengkungan, hal ini diharapkan mampu meminimalis suatu kondisi yg tidak diinginkan (jatuh, terbentur, tersandung) agar tidak menatap sudut runcing. Contoh-contoh tersebut adalah salah satu hal kecil yg harus dipertimbangkan bila ingin membangun sebuah ruang yg memiliki aktivitas/kegiatan anak. Anda memiliki rencana membangun ruangan tersebut? segera diskusikan dengan desainer/arsitek anda terlebih dahulu !!! ato anda tertarik dengan pola kerja/pola pikir kami? kami bisa kok bantu anda…

Merasa cozzy di “Rumah Sakit”

Posted by wendy_pad in INTERIOR PROJECT, interior design on June 12th, 2009 |  No Comments »

a

klien: Rumah Sakit Bunda | Palembang

Tempat yg paling benci saya kunjungi adalah rumah sakit… Atmosphere yg dihasilkan rumah sakit pasti selalu menakutkan, mungkin itu diawali dari aroma obat-obatan yg memenuhi udara didalamnya. Bagaimana membunuh aroma obat-obatan ini? Jawabannya adalah aroma coffee yg dihasilkan dari coffeemaker machine. Sediakan saja space kecil buat counter coffeeshop… Emang sih aroma tersebut tentunya juga di setting dengan ruang interior yg menunjangnya. Bila aroma coffee diterapkan pada rumah sakit peninggalan Belanda/model lawas, rasanya juga gak pas. Harus ada perubahan setting cozzy (nyaman) pada rumah sakit tersebut… Hal ini bukan saja sedikit membantu menenangkan para si pasien, akan tetapi juga membuat nyaman para kerabat/sodara yg datang menjenguk karena mereka akan betah meunggu di rumah sakit sembari singgah ngopi di coffeeshop. Anda penasaran seperti apa konsep-konsep lainnya? jangan nekat buat sendiri, ntar malah berabeh dan menyalahkan saya kalo jadi kacau, makanya langsung saja kontak saya… hwehe

PENGEN TAMPIL BEDA

Posted by wendy_pad in INTERIOR PROJECT, interior design on June 9th, 2009 |  No Comments »

1

3

klien: bpk Robby (jombang-kediri)

Rasanya makin hari makin banyak saja permintaan para klien yg menginginkan desain yg beda dari biasanya. Wahh, permintaan yg seperti ini yang biasanya sedikit membuat kami bingung, beda itu kayak gmana… Yah, anda nilai saja sendiri, 2 desain diatas ini menurut anda seperti apa? yg penting fungsi desain sesuai kebutuhan, visual desain sesuai dengan keinginan, harga dari aplikasi desain sesuai keuangan, hasil pekerjaan sesuai perencanaan…

Saya rasa desain bagus itu selera, ketika anda memilih kami sebagai partner anda, berarti anda setuju dengan gaya desain saya dan rasanya itu sudah mengacu pada type/karakter desain dari seseorang yg anda sukai. Jadi kesimpulannya adalah, tiap desainer memiliki gaya dan ciri khasnya sendiri. Ketika anda memaksa sang desainer untuk mendesain dengan type desain yg bukan karakternya, maka hasilnya adalah kurang memuaskan dan tentunya anda tau alasannya…

Jadi, rasanya tidak ada desain bagus dan jelek… pada dasarnya semua desain adalah bagus karena sang desainer memiliki alasan/filosofi sendiri dalam hal mendesain, anda tinggal dengarkan saja apa maksudnya, kemudian anda boleh memutuskan berselera ato tidak dengan gayanya, klo berselera ya lanjut, klo tidak selera ya anda ganti saja fee dia… itung2 menghargai waktu yg telah diluangkan untuk mewujudkan keinginan anda sebelum anda beralih ke desainer laen yg cocok dengan selera anda, hwehe…

Minimalis SIAPA TAKUT ???

Posted by wendy_pad in BUILDING PROJECT, INTERIOR PROJECT, interior design on June 5th, 2009 |  No Comments »

prancis

klien: mrs sacha marquet | prancis

Ngga semuanya orang mendambakan utk memiliki rumah tinggal ato rumah wirausaha dengan bentuk terkini, artinya bentuk terkini adalah bentuk modern yg lagi ngetrend saat ini (sebut saja minimalis, maksimalis, kontemporer, etc).  Adalah anggapan mereka bahwa rumah modern adalah rumah sesaat dan modelnya akan cepat ditinggalkan. Ya sebenarnya sih sah-sah aja mereka beranggapan seperti itu kan, namanya juga selera, hwehe…

Banyak sih klien saya yg minta untuk dibuatkan rumah dengan model klasik & ethnik, akan tetapi akhirnya mereka berubah pikiran dan kemudian beralih ke mediteran ato minimalis bahkan ada yg beralih ke modern ekstrim, hwehe… jauh bener loncatan selera mereka yaa… Anda mau tau apa yg membuat mereka (para klien) bisa beralih model? Mau saya jelaskan? MAu mau MAU??? hehehe…, begini ceritanya yaa:

  1. Saya jelaskan dan yakinkan bahwa pembuatan rumah klasik ato etnik adalah sangat mahal, baik dari segi pembuatan & perawatannya (karna bersifat sangat detail banget (aslinya tuh, saya ngga begitu suka dan ngga begitu bisa mendesain klasik, makanya saya rayu dan yakinkan klien untuk beralih ke desain yg umum, minimalis ato modern ekstrim skalian aja paling disuka) hehe…
  2. Kalo emang si klien memaksa, ya saya bilang ga masalah… tapi waktunya lama banget & pastinya saya minta bayaran mahal untuk mendesain klasik tsb, tapi klo disuruh kerjakan fisiknya jelas saya tidak mampu.
  3. Kalo si klien Ok dan bersedia membayar mahal jasa desainnya, wahhh ini masalah… terpaksa saya jujur pada klien, saya gak mampu, daripada anda kecewa karena saya melakukan hal yg saya tidak suka dan ngga bisa, tentunya hasilnya akan mengecewakan donk, hwehehe…

Nahh, sekarang anda tahu kan mengapa ngga pernah melihat desain klasik diantara karya2 yg pernah saya buat, ya 3 point alasan itulah yg sebenarnya, hehe… Klo disuruh mendesain apa aja bisa, asal ngga berbau klasik dan ukir2 loh yaa… biar anda bayar saya berapa aja, klo dasarnya saya yg ngga bisa ya hasilnya mengecewakanlah… Klo anda minta desain modern apa aja sih, SIAPA TAKUT!!! hehe…

sekedar catatan saja ya:

mohon maaf bila bahasa ulasan/artikel/sajian yg saya gunakan berkesan ngga formil…, ya saya cuma berusaha menyampaikan apa adanya aja dan sebisa mungkin cepat akrab dengan anda (pembaca & calon klien). Gak asik klo sikap aja harus formil-formil (bukan kita banget)… yg harus profesional kan hasil kerjanya, bukan gaya & bahasanya :p

RUANG & USAHA

Posted by wendy_pad in INTERIOR PROJECT, Uncategorized, interior design on May 28th, 2009 |  1 Comment »

41

32

klien : dr. Anggie, Rumah Sulam (Palembang)

Menurut saya, saat ini pertumbuhan usaha independent mulai meningkat tajam di tengah masyarakat kita (penilaian dari permintaan desain interior). Apa jangan-jangan ini menandakan bahwa bangkitnya tren baru yaitu gerakan “ayo berwiraswasta“.  Sukurlah masyarakat mulai tergerak untuk menjadi wiraswasta, hwehe… (makin kompetitif nih peluang pasar di dunia usaha)

Ketika pasar makin sempit, banyak para pelaku usaha mulai berbondong-bondong mempersiapkan nilai plus dari usaha dan produk  mereka. Ini bisa berupa peningkatan kualitas produk, efisiensi produksi, dan daya tarik promosi serta estetika ruang usaha (interior).   Saya hanya bisa mengomentari di bidang interior saja karena ini adalah bidang kami. Rasanya saat ini kebutuhan interior mulai dipertimbangkan oleh para pelaku usaha, ini terbukti dari makin baiknya tatanan interior ruang usaha yg beredar dmana mana. Desainer-desainer muda mula bermunculan dengan idenya yg fresh… bahkan diantaranya, ada juga pelaku bisnis yg rela meluangkan waktu dan biaya untuk mencoba-coba jadi desainer dan membangun ruang usaha mereka sendiri…

Wahh wahh… nice try…Saya akan coba bantu tips membangun interior anda sendiri:

1. Belilah majalah/buku2 tentang desain interior di pasar buku (gramedia, toga, atau mana aja), makin banyak mata anda melihat detil furniture, maka secara tidak sadar otak anda sudah merekam tren model-model furniture. Ini akan menjadikan respon bawah sadar anda untuk mampu memilih model apa yg pas ketika dilapangan/proyek anda.

2. Perhatikan betul detail teknik pembuatan, material & proporsi untuk ukurannya. Biasanya permasalahan yg membuat ga bagus hasilnya adalah teknis pembuatan yg salah, penggunaan material yg salah dan proporsi antara benda dgn bidang/ruang. (bingung yaa, hwehe)

3. Pakailah warna yg pas. dan lighting yg pas (cari saja model plafon)..  untuk warna sebisa mungkin menggunaan warna netral/soft/natural sebagai warna mayoritas, gunakan warna tajam hanya sebagai aksen ruang (bagian2 tertentu yg akan ditonjolkan)

4. Pakailah tukang yg tepat dan emang bidangnya… Klo mau buat mebel ya pake tukang mebel, jangan pakai tukang sembarangan atau tukang laen (asal bisa nukang), karena hasilnya pasti ga bagus. Blom tentu tukang kayu biasa kerjain mebel…

5. Sebisa mungkin anda bisa menggambarkan secara keseluruhan, artinya keserasian keseluruhan ruang, ngga loncat-loncat temanya… karena klo membuat sebagian-sebagian saja blom tentu bisa membuat baik secara keseluruhan.

6. Kalo anda pusing untuk mempelajari semua, ya panggil saja desainer dan kontraktor interior, anda bisa bayar gambarnya ato ketimbang ribet panggil skalian kontraktornya, akan tetapi cari tahu dulu pengalaman kerja kontraktor tersebut… Untuk pemilihan desainer, rasanya sekarang desainer2  muda banyak bermunculan kok, dan hasilnya bagus2,  harganyapun masih terjangkau… ketimbang anda resiko dengan gambar di angan-angan…

PROPERTY

Posted by wendy_pad in BUILDING PROJECT on May 28th, 2009 |  No Comments »

profil

klien : The Argopuro

Akhir-akhir ini rasanya pasar property agak sepi, mungkin ini juga berkaitan dengan daya beli “masyarakat” yg agak menurun dan persyaratan KPR yg juga sudah mulai diperketat. Akan tetapi ini ngga berarti prospek untuk property adalah suram, kita berandai andai bahwa ikan di laut mulai sedikit, tinggal cermat-cermatnya kita menjaring ikan yg makin sedikit ditengah tengah para nelayan yang jumlahnya semakin banyak. Apa saja yg perlu dipertimbangkan:

1. Penentuan pemilihan wilayah untuk melempar umpan (lokasi),

2. Penentuan kualitas umpan (fasilitas, kualitas dan bentuk rumah),

3. penentuan besaran/skala umpan (besaran type rumah) dan yg paling penting adalah

4. keputusan untuk menangkap ikan jenis apa (segmentasi pasar).

Rasanya pengandai andaian ini adalah sangat masuk akal bukan? asumsi pertama: Percuma saja kita menjaring ikan di tempat yg salah, biar sampai kapanpun ga bakal dapat ikan, lah wong ga ada ikannya kok menjaring ikan. Asumsi kedua: jumlah para ikan sangat sedikit dibanding para nelayan, sang ikanpun lebih banyak pilihan. Hanya umpan yg menarik yg akan dipatok ikan. Asumsi ketiga: Besaran umpan yg akan dilepas, percuma saja lempar umpan besar kalo ternyata jumlah ikan kecil adalah jauh lebih banyak dan ikan kecilpun ga bisa melahap umpan besar. Asumsi keempat: Tentukan saja ikan apa yg akan diraih, karena semuanya akan disesuaikan dengan kegemaran sang ikan dan kemampuan sang ikan. Yawdahlah… sebenarnya semua juga kembali pada sang nelayan, bila sang nelayan emang pandai menganalisa, maka mau cari ikan jenis apapun pasti dapat. Begitu juga dengan property, gimanapun dan dimanapun lahan dibuka, analisa yg cerdas dan efisien dari sang owner+ tim, akan membuahkan hasil yg memuaskan… selamat berjuang, semoga perumpamaan sang ikan dapat bermanfaat…

Kalo butuh bantuan, bisa hubungi kami, akan tetapi kami bukan ahli menangkap ikan, kami hanya sebagai ahli pembuat kapal & mesinnya, andalah kapten kapalnya, naluri dan keputusan andalah yg menentukan semuanya, hwehe…

COMPLETE HOUSE

Posted by wendy_pad in BUILDING PROJECT, INTERIOR PROJECT on May 6th, 2009 |  3 Comments »

62

kecil2

12Klien : adel, Papa Biru Malang

Saya sekedar saran saja ya… Bila anda berencana membangun rumah, mungkin sebaiknya anda menggunakan jasa arsitek dan interior. Biasanya ada juga beberapa kontraktor yg memfasilitasi desain bila anda menggunakan jasa mereka. Jangan berspekulasi membangun rumah sendiri bila anda tidak memiliki pengetahuan yg cukup dibidang ini. Emang sih tampaknya sangat mudah membangun rumah, tinggal panggil tukang trus nyontek dari beberapa majalah dan kemudian tukang disuruh meng’aplikasikan. Jangan salah, hasilnya saya jamin jauh dari harapan. Mengapa anda perlu jasa arsitek dan kontraktor?

  1. Karena tukang tidak menggambar bentuk secara proporsi, hanya sistem comot tanpa besaran skalatis atau gambar kerja teknis, sehingga proporsi bentuk akan tampak kacau, semua hanya diangan-angan. Anda tidak percaya? silahkan mencoba, hwehe
  2. Akan terjadi “Crash Schadule”, biasanya anda tidak memiliki target waktu pekerjaan, hanya berdasar pola kerja tukang yg terkadang mereka juga menunggu perintah dari anda. Bila anda kehabisan ide, mungkin anda agak sedikit spekulasi dalam keputusan, bila keputusan tersebut salah… terpaksa anda menyuruh tukang anda untuk membongkarnya kembali, terjadilah proses bongkar pasang yg memakan waktu dan biaya besar.
  3. Kalo ukuran-ukuran baku konstruksi, mungkin tukang juga paham yaa… Akan tetap bagaimana kalo menyangkut masalah penggunaan material di tahap fiishing? Proses finishing adalah penentuan cantik tidaknya rumah anda. Ibaratnya ini adalah kosmetik bagi rumah, bila anda ngga bisa memoles karena salah penggunaan kosmetik, bisa-bisa rumah bisa kaco.

Anda masih ingin mencoba membangun sendiri??? silahkan mencoba deh, bila anda butuh bantuan untuk konsultasi, silahkan kontak saya, gratis kok… Anda juga boleh hanya menggunakan jasa desain kami, mohon maaf  kalo itu ya ngga gratis… kalo gratis, kami dapat penghasilan darimana, karena itu mata pencaharian kami…

REPOT KLO UDAH SELERA

Posted by wendy_pad in INTERIOR PROJECT on May 6th, 2009 |  2 Comments »

mergan1

1a

Klien: bpk Cahyo Mergan, Malang

Bayangkan bila anda memiliki interior rumah seperti ini, didalam rumah serasa ingin marah terus!!!… Sebelumnya saya udah beberapa kali ajukan desain yg lebih hommy, akan tetapi beliau memang ingin sekali memiliki rumah beserta interior yg JRENGGG!!! Ketika saya ajukan desain ini, wahh ekspresinya seakan menunjukkan bahwa inilah yg dia mau. Emang repot kalo udah selera, atau mungkn saja dianya fanatik ama PDIP ya, hehehe

Mungkin catatan untuk anda ya bila ingin membuat rumah, emang sih rumah itu sebagai cermin strata sosial, sebisa mungkin sang pemilik ingin sekali menunjukkan kemapanan melalui visual dan kemegahan rumahnya. Akan tetapi perlu digaris bawahi disini, rumah tanpa disadari turut menciptakan emosi bagi penghuninya. Perhatikan penggunaan material dan warna. Sebisa mungkin lebih menonjolkan warna netral dan menggunakan unsur natural sebagai komponen pembentuknya. Bila anda menyukai modern art deco, mungkin warna ngejereng cukup digunakan pada aksen sebuah rumah. Bila anda memaksakan marna ngejreng menjadi mayoritas pembentuknya, wahhh bakal berantem dan emosi terus bawaannya bila di dalam rumah. Ngga tau lagi sih bila anda emang membuatkan rumah buat istri muda, karena setting anda ingin menjadikan pernikahan tersebut menjadi pendek agar segera mendapatkan istri muda yg lainnya, hwehe (just kidding).

BEBERAPA PROYEK WARNET

Posted by wendy_pad in INTERIOR PROJECT on April 26th, 2009 |  1 Comment »

3230_1159744152165_1184636122_478731_8083873_n

KLIEN : BPK ZAQQY, TULUNGAGUNG (belajarlah menghargai orang)

1

KLIEN : BUDI, MALANG

41

KLIEN : BPK UDIN, CLICK & GO WARNET,  MALANG

Saat ini usaha warnet sangat banyak dijumpai hampir diseluruh wilayah. Mungkin ini menunjukkan perkembangan negara kita bahwa masyarakat memang mulai haus akan teknologi informasi, eiiitzz, informasi apaan nih… informasi bokep ato informasi cari pasangan, hwehe. Sebenarnya bukan hanya sebagai “informasi”, ruang warnet juga bisa menjadi ato dijadikan ruang alternatif untuk berpacaran atau mencari pacar. Nahh, bila anda berencana membuka warnet, maka sebaiknya anda mulai berfikir bagaimana membuat warnet tampak nyaman. Semoga dengan sentuhan kami, warnet anda memiliki pengunjung yg makin banyak. Mengapa begitu? Ok kami jelaskan gambaran kasar saja ya.

1. Apa yg membuat pertama orang mau datang, pertama adalah karena bentuk dari bangunan itu sendiri mampu menarik perhatian orang untuk melihat, orang jepang bilangnya eye cathching. Bila orang udah mau melihat, lama2 ketertarikan orang tersebut  lambat laun akan bergeser menjadi ingin singgah dan mencoba masuk. Tahap awal berhasil… Bangunan tersebut mampu menarik massa.

2. Tahap kedua adalah faktor kenyamanan… Dengan ruangan yg nyaman, maka pengunjung akan merasa betah berada diruangan tersebut, sehingga mereka menganggap bahwa ruangan tersebut mampu menjadikan rumah kedua bagi mereka. Pengunjung mau kok membayar lebih, bila kenyamanan dan privacy mereka bener2 diperhatikan.

3. Tahap ketiga adalah harga, pelayanan dan fasilitas. Di tahap ketiga ini adalah bergantung kepada si pengelolanya. Klo emang mo niat buka usaha, jgn buka asal-asalan donk, minimal standar ajalah (bandwith, unit komputer, pelayanan yg ramahdan harga yg masuk akal).

Nah, dari tiga tahapan tersebut, kami mampu membantu anda di tahap 1 dan tahap 2. Untuk tahap ketiga, itu bergantung anda dan tim anda… Yg harus diingat ketika buka usaha adalah: anda udah keluarin banyak duit untuk modal awal, anda harus punya target untuk mengembalikan modal tersebut. Mintalah saran dari kawan2 anda, ga ada salahnya anda mengonsultasikan pd konsultan yg ahli dibidangnya (arsitek, akunting, advertising, IT). Lebih baik anda membayar jasa para ahli tersebut untuk berkonsultasi, ketimbang anda nekat bisnis tanpa petunjuk., lagian bayar jasa tersebut jg ngga begitu mahal dibanding resiko anda terhadap bisnis anda.  Saya yakin usaha anda akan berjalan jauh lebih baik…

DRESS BOX BOUTIQUE

Posted by wendy_pad in INTERIOR PROJECT on April 26th, 2009 |  1 Comment »

KLIEN : DRESS BOX BOUTIQUE, MBAK AYU, MALANG

Ruang komersial jangan terlihat dikelilingi display, ini malah membuat suasana tidak terasa nyaman. Terkadang tidak semua pelanggan kita datang untuk niat berbelanja, bisa jadi mereka datang untuk berkunjung atau sekedar bertamu untuk melakukan kegiatan ngobrol alias ngerumpi. Satu hal yg dapat kita simpulkan bahwa seharusnya butik harus memiliki setting yang bersifat ruang berkumpul yg memiliki nilai komersial juga, ini akan membawa dampak sebuah kenyamanan bagi pelanggan kita untuk sering berkunjung dan si penjual lebih mudah menjajakan barang dagangan di sela-sela obrolan/rumpian mereka, hehehe